Yesus menyampaikan dg tegas syarat2 untuk mengikutiNya : menyangkal diri, memikul salib & mengikutiNya. Inilah jalan menuju keselamatan. Mungkin orang akan bilang bahwa itu sulit. Memang, suatu hal yg sangat berharga tidak dapat diperoleh dg mudah. Pertanyaannya ; seberapa berharganya arti keselamatan bagi kita ?.... " kehilangan nyawa " yg dimaksud oleh Yesus adalah kehilangan Iman. Nyawa sejati yg menyelamatkan adalah iman akan Yesus beserta segala resiko yg harus diterima. Alasannya jelas, Yesus-lah satu2nya jalan menuju pada Bapa. Kesadaran akan hal tersebut akan menjadikan seseorang mampu mengambil keputusan & prioritas. Namun sayang saat ini banyak orang kristen rela menukar iman akan Yesus dg nyawa2 dunia yg tidak menyelamatkan. Pada hari penghakiman kelak, Yesus akan berkata : " Aku tidak mengenal kamu".
Jumat, 17 Februari 2012
Kamis, 16 Februari 2012
" Engkaulah Mesias " (Markus 8 : 27 - 33)
Dialog Yesus dan para murid adalah suatu ujian, sudah sampai tahap mana perkembangan iman para murid. Para murid dibesarkan dalam tradisi Yahudi yg kuat berpegang pada hukum Taurat. Sesudah beberapa waktu bergaul dengan Yesus, mereka mendapat masukan yg berbeda dari para rabbi Yahudi pada umumnya. Yesus menekankan iman dan cinta pada Tuhan dan sesama, bukan pada peraturan. Para murid didorong untuk melihat hati nuraninya sendiri. Petrus membuktikan kemampuan itu. Ia berkaca pada nuraninya dan mengatakan kebenaran : " Yesus adalah Mesias ". Tuhan menganugerahkan kepada kita tuntunan hidup lewat firmanNya. Kita meresapkan firman itu ke dalam hati dan menjadikannya dari diri kita. Nurani kita terasah, semoga nurani itu menjaga kita dijalan yg benar.
Selasa, 14 Februari 2012
" Pertanyaan Cinta "
Sebuah lilin menyala. Lilin yg lain menyusul. Dua kaki berlutut.
" Tuhan "
Jeda panjang mengikutinya.
Vera mempererat matanya yg terkatup.
" Sekarang saatnya, Tuhan?"
Tangannya mengusap lembut pelupuk matanya yg membasah.
" Aku mencintainya "
Kedua tanganya bergetar.
" Tuntun aku".
Vera teringat saat orang tuanya memapah memasuki rehabilitasi narkoba.
" Bapak dan Ibu kecewa dengan hidupku?" tanya Vera dengan paras tertunduk.
" Apakah cinta kami harus berkurang karena engkau pecandu?".
Vera menarik nafas panjang.
" Engkau pecandu?" tanya kekasihnya.
" Dulu ".
" Mengapa engkau baru mengakui kepadaku sekarang saat aku terlanjur jatuh cinta kepadamu?" ungkap kekasihnya kecewa.
" Apakah cintamu akan terpengaruh oleh masa lalu kehidupanku?"
" Apakah pertanyaanmu masih butuh jawaban?"
Telpon diputus paksa dari seberang.
Dua lilin yg menyertai doa Vera hampir habis.
" Apakah cinta tanpa memandang masa lalu hanya milik-Mu dan orang tuaku?"
Ego manusia seringkali membatasi cinta kepada pibadi - pribadi lain. Ikatan batin membuat batas itu lebih luas. Semakin luas batasnya, semakin tanpa syarat cinta itu. HAPPY VALENTINE DAY!!!!!!......
sumber : buku just for you karangan mutiara andalas, S.J penerbit kanisius
" Mawar Valentine "
" Menurutmu mawar mana yg paling disukai kekasihku?" tanya Dion.
Dion meminta Greg menemaninya ke toko bunga.
" Aku ingin kado kejutan istimewa untuk malam valentine, " kata Dion sambil membandingkan dua bunga mawar yg indah.
Saat antri di loket pembayaran, Dion kembali meminta pendapat sahabatnya,
" Apa yg harus kukatakan kepada Kristi? Haruskah aku menulis puisi? Haruskah aku memberikan mawar sambil menyanyikan lagu cinta?" ujar Dion gugup.
" Yg penting keluar dari kedalaman hatimu," balas Greg sambil menepu - nepuk pundak sahabatnya.
Suara bel berbunyi disusul langkah bergegas dari balik pintu. Dion merapikan pakaiannya dan memasang paras tersenyum.
" Ada apa ya?" kata Kristi terkejut.
" Aku... Aku..." Dion seketika lupa dengan kata-kata yg disiapkannya.
" Aku kenapa?"
Tangan Dion gemetaran memberikan bunga dan menanti dengan cemas tanggapan Kristi.
" Berapa harganya ?" tanya Kristi sambil menimang - nimang mawar ditangannya.
" Mawar kasih sayang tak ada label harganya ".
sumber : buku just for you karangan mutiara andalas, S.J, penerbit kanisius
Senin, 13 Februari 2012
" TANDA " (Markus 8 : 11 - 13)
Yesus menolak untuk membuat tanda seperti yg diminta oleh orang2 farisi. Pada masa itu sering muncul mesias2 palsu yg tampil dg segala kemegahan dan menjanjikan banyak hal besar. Secara tidak sadar terbentuk konsep bahwa seorang mesias haruslah bisa membuat sesuatu yg luar biasa. Yesus bisa berbuat demikian tapi tujuannya bukan untuk memikat orang. Ia ada untuk mrnyadarkan umat manusia tentang karunia2 Allah yg sudah ada, sedang dan akan dicurahkan ke atas mereka. Kehadiran Tuhan tidak harus disertai dg tanda2 yg dahsyat dan menakutkan. Tuhan hadir dlm setiap peristiwa2 manusia biasa. Mujizat yg luar biasapun tidak menjadi jaminan bahwa orang2 farisi itu menerima diriNya sebagai mesias. Kunci pembaharuan diri mereka bukan pada mukjizar oleh Yesus melainkan posisi batin yg mereka mabil. Karena mereka sudah mengambil posisi berlawanan dg Yesus, tanda sehebat apapun takkan menyakinkan mereka apalagi makna mukjizat bagi Yesus adalah menunjukkan kemuliaan Allah dan cintaNya kepada umat manusia bukan untuk menonjolkan diri seperti orang2 farisi.
Sabtu, 11 Februari 2012
Optimist Is The Faith that Leads to Achievement
Optimist Is The Faith that Leads to Achievement. Nothing can be done without hope and confidence... (Optimisme adalah keyakinan untuk mencapai keberhasilan. Tidak ada yg dapat terjadi tanpa harapan dan percaya diri).
" BERKAT " (Markus 8 : 1 - 10)
Rombongan orang2 yg menyertai Yesus kita ibaratkan bagai para peziarah yg mencari siraman rohani, penyegar kegersangan spiritual. Rombongan unat itu sudah membentuk satu tubah dg Yesus sebagai kepala. Kehadiran Yesus menentukan bagaimana tubuh itu hidup dan berkarya, baik untuk kemuliaan Tuhan maupun untuk pembaharuan dunia. Tubuh yg terdiri banyak anggota ini perlu saling menyadarkan satu sama lain akan peranan yg dipegang masing2. Setiap orang harus bisa menjadi suara bagi Yesus untuk menebarkan Sabda sekaligus tangan bagi Yesus untuk membagi rejeki duniawi. Itulah hakekat kominutas Gereja. Kita sama2 murid Tuhan, dengan semua kegiatan spiritual kita saling meneguhkan dalam iman dg daya2 duniawi yg kita miliki kita saling menunjang dalam hidup sosial. Kedua sisi ini saling mendukung dalam pengembangan Tubuh Mistik Kristus
Langganan:
Postingan (Atom)