Rabu, 30 Januari 2013

"Arti 10 Jari"

Bahasa yang paling sering menjadi bahan pembicaraan di dunia ini adalah "omong kosong". Milyaran kata setiap hari meluncur menyesaki obrolan-obrolan anak manusia.

Kemampuan berbicara adalah sebuah anugerah yang besar dari Allah. Sebenarnya hukum alam telah mengajarkan agar manusia tak banyak mengumbar kata. Allah sengaja memberi sepuluh jari pada sepasang tangan kita, yakni agar kita selalu ingat pada ajaran kebijaksanaanNya :

"Hendaknya perkataanmu yang pertama itu adalah perkataan yang baik.

Hendaknya perkataanmu yang kedua itu adalah perkataan yang benar.

Hendaknya perkataanmu yang ketiga itu adalah perkataan yang tepat.

Hendaknya perkataanmu yang keempat itu adalah perkataan yang penuh kemurahan hati.

Hendaknya perkataanmu yang kelima itu adalah perkataan yang berani.

Hendaknya perkataanmu yang keenam itu adalah perkataan yang lembut.

Hendaknya perkataanmu yang ketujuh itu adalah perkataan yang menyenangkan.

Hendaknya perkataanmu yang kedelapan itu adalah perkataan yang diliputi keterbukaaan.

Hendaknya perkataanmu yang kesembilan itu adalah perkataan yang menghargai.

Hendaknya perkataanmu yang kesepuluh itu adalah perkataan yang bijaksana.

Lalu..., diamlah!"

sumber : Ign. Elis Handoko, SCJ. Sentilan Rohani. Yogyakarta : Teranova Books. 2012

Selasa, 29 Januari 2013

"Hidup menurut Ibu Teresa"

Berikut ini adalah tulisan Ibu Teresa dari Kalkuta. Tulisan yang dibuat demi mengenang kunjungannya pada penderita AIDS di New York.

Hidup adalah kesempatan, ambillah.
Hidup adalah keindahan, cintailah.
Hidup adalah rahmat, nikmatilah.
Hidup adalah mimpi, jadikanlah kenyataan.
Hidup adalah tantangan, hadapilah.
Hidup adalah keharusan, lakukanlah.
Hidup adalah permainan, bermainlah.
Hidup adalah sesuatu yang berharga, rawatlah.
Hidup adalah sebuah kekayaan, jagailah.
Hidup adalah kasih, cecaplah.
Hidup adalah misteri, temukanlah jawabannya.
Hidup adalah sebuah janji, penuhilah.
Hidup adalah kesedihan, lewatilah.
Hidup adalah kidung, bernyanyilah.
Hidup adalah perjuangan, hidupilah.
Hidup adalah kebahagiaan, rasakanlah.
Hidup adalah sebuah salib, rangkullah.
Hidup adalah sebuah petualangan, ambillah resiko.
Hidup adalah kedamaian, bangunlah.
Hidup adalah kesenangan, buatlah menjadi layak.
Hidup adalah hidup, pertahankanlah.

sumber : Ign. Elis Handoko, SCJ. Sentilan Rohani. Yogyakarta : Teranova Books. 2012

Jumat, 25 Januari 2013

"Kekasih Sejati"

Saya lalu teringat pada tetanggaku, Kakek Cong.

Sore itu di jalanan yang macet, saya melihat sepasang kakek nenek melintas diatas sebuah skuter. Si nenek memeluk suaminya dengan erat.

Lucu sekali melihat mereka mengingat setahun lalu berita kematian istri si kakek.

Ya, kakek Cong, begitu saya memanggilnya.

Setahun yang lalu, sebelum menikah dengan nenek Tjun, kakek Cong masih menikah dengan nenek Lee. Dan umur pula yang akhirnya memisahkan kakek Cong dengan nenek Lee.

Saya juga ingat, bagaimana sesudah kematian nenek Lee ini, kakek Cong sering berkunjung ke rumah untuk menemui nenekku. Saking seringnya, saya dan tanteku sering bercanda bahwa kakek Cong naksir nenekku.

Tapi ternyata tak lama, kami mendengar berita bahwa kakek Cong mau menikah lagi dengan seorang perempuan yang beda 10 tahun darinya.

Dalam sebuah pernikahan sederhana, aku melihat betapa kakek Cong dan nenek Tjun saling mencintai. Dan aku pun juga baru tahu bahwa nenek Tjun ini belum pernah menikah sebelumnya.

Bila dipikirkan, jika nenek Tjun seharusnya bisa saja memutuskan menikah selagi masih berumur muda. Apalagi mengingat masa nenek Tjun muda dulu pastilah tekanan untuk memiliki pasangan lebih keras daripada masa sekarang. Tapi tetap saja, nenek Tjun bisa memutuskan untuk tidak menikah dan akhirnya kini bisa menjalani kehidupan yang bahagia dengan kakek Cong, kekasih sejati.

sumber : Deasy Christina & Anang Y.B. When I Will Get Married. Yogyakarta : Pustaka Ananda Srva. 2011

Kamis, 24 Januari 2013

"Usaha Keong Kecil"

Seekor keong kecil memanjat sebatang pohon apel pada musim dingin. Burung-burung yang ada diatas pohon itu menertawakan usahanya sambil berkata,

"Diatas sini tidak ada apel. Usahamu pasti sia-sia. Pohon ini terlalu tinggi untukmu."

Mendengar ucapan itu keong kecil pun menjawab,

"Benar, Kawan, saat ini tidak ada apel yang dapat kunikmati, tetapi ketika aku sampai diatas, aku tinggal menunggu untuk menyantapnya."

Seperti itulah jiwa yang dipenuhi semangat yang pantang menyerah. Jalani hidup dengan sikap demikian sehingga kebahagiaan tidak akan pernah menjauh dari kita. Kebahagiaan bukanlah hadiah, melainkan harus kita raih dan capai, dan semua itu bukan tanpa usaha. Kita harus berjuang  untuk meraih dan mencapai kebahagiaan.

sumber : Imanuel Kristo. Momen Inspirasi 3. Yogyakarta : Penerbit ANDI. 2012

Rabu, 23 Januari 2013

"Semua Orang Ingin Menjadi Sahabat"

Sekali waktu saya mendapatkan broadcast tentang persahabatan dari seorang teman. Dalam kirimannnya ia mengajukan beberapa pertanyaan yang mengajak penerima pesan menentukan pilihan terkait sikapnya terhadap si pengirim.

Disana dicantumkan beberapa item yang dapat kita pilih, apakah kita ingin menjadikannya saudara, sahabat, sahabat terbaik, kekasih, rekan kerja atau sebagainya. Hal yang mengejutkan, mereka yang mendapat broadcast tersebut cenderung memilih menjadi sahabat terbaik bagi si pengirim.

Bagi saya hal ini sangat mengagumkan sekaligus menyenangkan karena setiap orang selalu berusaha menjadi sahabat terbaik dalam hidup kita. Jika semua itu benar-benar terwujud, dunia yang kita jalani akan menjadi dunia yang indah, setiap orang menjadi sahabat bagi sesamanya.

C.S Lewis mengungkapkan sesuatu yang indah tentang arti seorang sahabat : "Sahabat adalah seorang yang mengetahui lagu yang ada dihatimu dan dapat menyanyikannya kembali ketika kamu lupa syairnya."

Selamat menjadi sahabat bagi sebanyak mungkin orang. Hubungkan dunia dengan cinta, semuanya akan nampak indah.

sumber : Imanuel Kristo. Momen Inspirasi 3. Yogyakarta : Penerbit ANDI. 2012

Jumat, 18 Januari 2013

"Menghidupkan"

Kisah ini terjadi di Amerika,satu bangunan TK runtuh, 13 anak terkurung didalamnya. Mereka masih hidup, tapi terjebak selama beberapa jam. Secara psikis, mereka ketakutan dan dapat menyebabkan gangguan mental yang sangat parah .Di tempat lain, mendengar kejadian itu, seorang pria, salah satu ayah dari anak-anak itu berlari menuju tempat kejadian.Walau dilarang, ia bersikeras untuk menerobos bangunan bersama-sama tim penyelamat.

Akhirnya mereka berhasil mengeluarkan seluruh anak dengan selamat dan luar biasanya,mereka semua dalam keadaan segar. Tidak didapati wajah-wajah takut dan tertekan. Setelah diselidiki,ternyata salah satu anak meyakinkan teman-temannya bahwa akan baik-baik saja. Ia mengatakan bahwa ayahnya pasti datang menjemput, karena selama ini, itulah yang ayahnya janjikan dan tak sekalipun ayahnya mengingkari janjinya. Dan itu benar. Ayahnya adalah pria yang ikut menerobos bersama tim penyelamat itu.

Sejauh kita menyadari Allah tidak akan sekali-kali meninggalkan kita, sejauh itu kita akan tenang.Yang menjadi masalah bukan penyertaan Tuhan, Tuhan teruji setia dengan janjiNya, namun seringkali yg menjadi masalah karena kita meragukanNya. Keraguan memberi tempat pada depresi, ketakutan dan kekhawatiran. Semakin besar kita memberi ruang untuk itu,semakin kita sendiri yg dirugikan. Alkitab berkata bahwa kekhawatiran tidak menambah pertolongan apapun.

Jangan ijinkan Iblis mengambil kesempatan dan mencuri damai sejahtera kita. Dalam keadaan yang kelam sekalipun, percayalah bahwa Allah sekali-kali tidak akan meninggalkan kita. Ia pasti datang memberikan pertolongan.Tetaplah bersukacita!

sumber : ratman.sutarja@yahoo.com

Kamis, 17 Januari 2013

"Tiga Kata Ajaib"



Kisah ini terjadi di sebuah pesta perpisahan sederhana tentang pengunduran diri seorang direktur.Diαdαkanlah sebuah sesi acara penyampaian pesan, kesan dan kritikan dari anak buah kepada Sang Direktur yang akan segera memasuki masa pensiun.

Karena waktu terbatas, kesempatan pernyataan tersebut dipersilahkan dalam bentuk tulisan. Di antara pujian & kesan yang diberikan, dipilih dan dibingkai untuk diabadikan kemudian dibacakan di acara tersebut, yakni sebuah tulisan dari seorang office boy yang telah bekerja cukup lama di perusahaan itu.

Dia menulis semuanya dengan huruf kapital sebagai berikut :
  • Yang terhormat Pak Direktur. Terima kasih karena Bapak telah mengucapkan kata TOLONG, setiap kali Bapak   memberi tugas yang sebenarnya adalah tanggung jawab saya.
  • Terima kasih Pak Direktur karena Bapak telah mengucapkan MAAF, saat Bapak menegur, mengingatkan dan berusaha memberitahu setiap kesalahan yang telah saya perbuat, karena Bapak ingin saya merubahnya menjadi kebaikan.
  • Terima kasih Pak Direktur karena Bapak selalu mengucapkan TERIMA KASIH kepada saya atas hal-hal kecil yang telah saya kerjakan untuk Bapak.
  • Terima kasih Pak Direktur atas semua penghargaan kepada orang kecil seperti saya, sehingga saya bisa tetap bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan kepala tegak, tanpa merasa direndahkan dan dikecilkan. Dan sampai kapanpun Bapak adalah Pak Direktur buat saya.
  • Terima kasih sekali lagi. Semoga kebajikan melindungi jalan dimanapun Pak Direktur berada.

Setelah sejenak keheningan menyelimuti ruangan itu, serentak tepuk tangan menggema memenuhi ruangan. Diam-diam Pak Direktur mengusap genangan airmata di sudut mata tuanya, terharu mendengar ungkapan hati seorang office boy yang selama ini dengan setia melayani kebutuhan seluruh isi kantor.

Pesan Cerita :Kata "TOLONG", Kata "MAAF" dan Kata "TERIMA KASIH" adalah Tiga kata ajaib yang memberi dampak sangat positif.

sumber : ratman.sutarja@yahoo.com


















Sabtu, 12 Januari 2013

"Pastor Muda Ngebut Ditilang"

Dua orang pastor muda mengendarai sepeda motor dengan keepatan tinggi. Mereka akhirnya diminta untuk berhenti oleh seorang polisi karena kecepatannya melebihi kecepatan maksimum yang sudah ditetapkan.

"Apa yang Anda lakukan? Anda mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi."

Salah seorang Pastor berkata, "Kami mengendarai sepeda motor ini hanya sekedar putar-putar Pak. Pimpinan Gereja baru saja memberikan kami motor ini. Baru lho Pak. Jadi harus dites akselarasi mesin dan lajunya."

Si Polisi menggeleng-gelengkan kepalanya,

"Bagaimanapun juga, saya harus menilang Anda. Mengemudi seperti itu sangat membahayakan jiwa Anda. Bagaimana kalau Anda mengalami kecelakaan?"

Kemudian Pastor berkata lagi, "Jangan khawatir, Tuhan Yesus beserta kami."

Si Polisi berkata, "Wah, kalau begitu saya harus benar-benar menilang Anda, karena tiga orang dilarang berada dalam satu motor sekaligus."

Kecemasan membuat langkah kita maju semakin berat. Untuk bisa berubah dibutuhkan langkah pertama yang berarti mengalahkan kecemasan dan menggantikannya dengan berjuang dan berserah.

sumber : I Made Markus Suma, Pr & Andreas Rudiyanto, Lic.Th, SS. Dan Yesus pun Tersenyum. Yogayakarta : Chivita Books. 2011

Minggu, 06 Januari 2013

"Mengasihi dengan Perbuatan"

Mengasihi sesama dengan kata-kata itu baik namun hal itu belum cukup. Sebab orang bisa saja berkata manis di bibir tentang kasih, tetapi praktek hidupnya jauh dari kasih. Sadar akan kenyataan yang sering terjadi seperti itu, Rasul Yohanes menasehatkan kita, "Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau lidah, tetapi dengan perbiatan dan dalam kebenaran." 

Mengucapkan ribuan kata tentang kasih belum tentu meyakinkan orang lain apalagi antara bibir dan praktek hidup tidak sejalan. Sebaliknya satu perbutan nyata meski sangat kecil sekalipun sudah menyakinkan orang lain tentang kasih. Kata kasih sudah akrab di telinga kita. Tetapi mengapa masih ada kekerasan, kebencian, permusuhan dan perpecahan dalam keluarga dan komunitas?

Banyak faktor menjadi penyebabnya. Tetapi bisa jadi karena perbuatan kasih mulai meredup tertimbun kata-kata yang sering diingkari. Masih adakah kasih? Apa bukti yang bisa meyakinkan orang bahwa nyala api kasih itu masih tetap menyala dalam diriku?

Jumat, 04 Januari 2013

"Tidak Pernah Menyerah"

Edgar A. Guest dalam bukunya, Don't Quit, pernah menulis :

Bila segala sesuatu terasa salah,
bila jalan yang kau lalui terasa menanjak,
bila pendapatanmu begitu rendah dan utang semakin bertambah,
kau ingin tersenyum tabah, tetapi terpaksa merenung lelah.
Bila kau tidak merasakan kasih sayang, jika perlu beristirahatlah, tetapi jangan menyerah.

Hidup ini memang aneh, penuh putaran dan balikan. Banyak orang yang terombang-ambing tanpa haluan saat mereka telah dengan kemenangan.

Jangan putus asa walau langkah terasa berat, kau dapat sukses pada kesempatan lain.

Seringkali cita-cita lebih dekat daripada yang dirasakan oleh orang yang bimbang. Seringkali mereka berjuang dan menyerah kalah saat mereka akan meraih kemenangan.

Setelah terlambat, barulah mereka menyadari bahwa mereka begitu dekat dengan mahkota emas. Itulah sikap yang tidak menyerah dan penuih keuletan dalam menghadapi segala halangan dan rintangan. Itulah sikap seorang pribadi yang dikehendaki oleh Sang Pencipta. Itulah pribadi yang sehat dan bermakna.

sumber : Imanuel Kristo. Momen Inspirasi 3. Yogyakarta : Penerbit ANDI. 2012